15 49.0138 8.38624 arrow 0 both 0 4000 1 0 horizontal http://leakeylife.com 300 4000 -
Please assign a Header Menu.

Apa itu SEO? Yuk ketahui Cara Belajarnya!

Pernahkah kamu mengetahui tentang apa itu seo? SEO atau Search Engine Optimization merupakan sebuah metode yang digunakan untuk membuat halaman website semakin sering diakses. Untuk bisa melakukan SEO, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu.

Hal ini dikarenakan SEO terbentuk melalui proses yang sistematis berupa analisis, implementasi, dan report. Oleh karena itu, kamu tidak boleh sembarangan dalam menerapkan metode SEO agar manfaat yang dihasilkan lebih maksimal. Nah, bagi kamu yang masih pemula dan penasaran tentang apa itu seo, artikel ini akan membantu kamu untuk lebih memahaminya.

 

Tujuan Memanfaatkan Teknik SEO

Kenapa sih kamu perlu menggunakan teknik SEO ketika sedang menulis konten yang akan dipublikasikan secara online? Jika kamu adalah pemilik blog atau website yang berafiliasi dengan penjualan beberapa produk online, maka metode SEO yang diterapkan ke dalam konten website kamu akan mendongkrak jumlah pengunjung website atau blog kamu nantinya.

Semakin banyak orang yang mengunjungi website kamu, maka peluang terjualnya produk-produk online yang berafiliasi dengan blog atau website kamu juga akan semakin meningkat. Semakin ramai website kamu nantinya, maka website kamu berpotensi untuk memunculkan banyak pihak yang ingin mencantumkan iklannya di website atau blog kamu.

Tentunya, hal ini bisa membuat pendapatan kamu akan naik. Jika kamu adalah pemilik toko online, maka konten artikel yang kamu tulis di website toko kamu menggunakan metode SEO juga dapat meningkatkan grafik penjualan produk kamu.

Sistem Kerja SEO

Sebelum kamu memutuskan untuk mempelajari teknik SEO lebih jauh, ada baiknya kamu mengetahui sistem kerja SEO. Maksudnya sistem kerja SEO disini adalah sistem kerja si mesin pencari untuk menampilkan halaman website atau blog kita di halaman pertama hasil penelusuran para pengguna internet. Ada tiga tahapan sistem kerja SEO, di antaranya crawling (proses perayapan), indexing (proses pengumpulan dan penyimpanan data), dan penayangan.

Pada tahap crawling, mula-mula kamu harus mengatur website atau blog kamu untuk publik atau umum. Jika pengaturan website atau blog kamu tidak disetting untuk umum, maka website kamu tidak akan pernah bisa muncul di halaman penelusuran mesin pencari sampai kapanpun. Tahapan ini merupakan salah satu tahap yang paling mudah dilakukan.

Tahapan kedua berupa indexing dimana pada proses ini mesin pencari mengumpulkan seluruh informasi yang berkaitan dengan konten dan kecepatan website atau blog kamu. Informasi ini nantinya digunakan oleh mesin pencari untuk menilai kualitas dari website kamu. Pastikan terlebih dahulu bahwa website kamu sudah terindeks oleh mesin pencari. Caranya adalah dengan mencoba mencari alamat website kamu di mesin pencari, jika kamu bisa menemukannya, hal itu berarti website kamu sudah terindeks.

Terakhir adalah proses penayangan website atau blog kamu. Proses penayangan hasil penelusuran oleh mesin pencari dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk di antaranya adalah relevansi konten, bahasa, serta histori penelusuran perangkat. Tahap inilah yang membuat peran SEO sangat terasa.

 

Jenis-jenis SEO

Setelah mengetahui apa itu seo dan proses kerjanya, hal berikutnya yang perlu kamu pelajari lagi adalah jenis-jenis SEO. Terdapat dua jenis SEO, yaitu SEO On Page dan SEO Off Page. Keberadaan kedua jenis SEO ini saling melengkapi dan sama-sama penting perannya. Memahami dan mempelajari keduanya dapat membantu kamu untuk bisa mempraktikan teknik SEO bagi konten website atau blog kamu nantinya.

SEO On Page adalah langkah-langkah optimasi yang dilakukan melalui website kamu sendiri. Pada SEO jenis ini, banyaknya keyword pada konten bukanlah hal utama yang harus diperhatikan. Ada beberapa hal penting lain yang harus dilakukan untuk bisa mengoptimalkan peran SEO On Page, yaitu kualitas konten.

Ketika kamu menerapkan jenis SEO ini, berarti kamu memiliki niat untuk membuat konten yang bermanfaat untuk pengunjung website kamu nantinya. Selain itu, kamu juga mendesain website kamu agar lebih ramah dan mudah dinavigasikan oleh pengunjung. Secara tidak langsung, hal itu dapat membuat pengunjung website kamu betah untuk berlama-lama di website kamu.

Berbeda dengan SEO On Page, pada SEO Off Page, kamu mengoptimalisasi website atau blog kamu dari luar. Maksudnya adalah kamu memberikan alamat link website kamu melalui website yang lain.

Semakin banyak referensi website yang menautkan link website kamu, maka hal itu menunjukkan bahwa website kamu merupakan salah satu website yang bermanfaat.

Perlu diperhatikan bahwa penautan link harus dilakukan secara alami atau tidak dibuat-buat. Mesin pencari juga akan menilai seberapa baik kualitas tautan link tersebut.

 

Tahapan Belajar SEO

Bagi seorang pemula, tentunya kamu membutuhkan informasi mengenai tahapan untuk mempelajari SEO bukan? Secara umum, mempelajari SEO dibagi ke dalam lima tahapan, di antaranya adalah penentuan KPI SEO, pembuatan action plan, analisa keyword, SEO On Page dan SEO Off Page. Dua tahapan terakhir sudah di bagian di subjudul yang sebelumnya. Oleh karena itu, di bawah ini akan lebih difokuskan kepada tiga tahapan awal belajar SEO yang belum dijelaskan.

Penentuan KPI atau Key Performance Indicator SEO bertujuan untuk mengukur seberapa berhasil kinerja SEO kamu dalam jangka waktu tertentu. KPI SEO akan bervariasi tergantung dari tujuan pembuatan SEO dan tujuan bisnis kamu. Kamu harus menetapkan KPI SEO kamu di tahap awal pembuatan SEO agar kamu bisa tahu apakah teknik SEO yang telah kamu lakukan sudha berhasil atau belum.

Pembuatan action plan atau rencana tindakan berfungsi untuk memberikan arah kepada kamu untuk melakukan SEO yang konsisten. Action plan sangat penting untuk dilakukan agar SEO dapat berjalan lancar sesuai alur yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika tidak memiliki action plan, maka konten website kamu terancam tidak memiliki arah dan tujuan tertentu.

Analisa keyword adalah tahapan paling penting ketika sedang mempelajari teknik SEO. Pada tahapan ini, kamu harus mencari dan menemukan keyword-keyword dengan kriteria tertentu, seperti volume, tingkat persaingan, dan search intent. Kamu harus melakukan tahap ini dengan baik dan benar agar kamu tidak mengoptimasi keyword yang salah. Keyword yang salah akan membuat konten website atau blog kamu tidak muncul di halaman pertama penelusuran mesin pencari.

 

Manfaat Penggunaan SEO

Ada beragam manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan teknik SEO pada konten website atau blog kamu, apalagi jika kamu termasuk seseorang yang bergulat dengan digital marketing. Salah satu manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah branding. Dengan memanfaatkan SEO, maka tingkat popularitas website kamu akan semakin meningkat.

Semakin populer website kamu, maka kamu bisa melakukan soft-selling dan memberikan informasi-informasi yang berguna bagi para pengunjung di internet. Keberhasilan soft-selling yang kamu lakukan akan meningkatkan profit bisnis online yang sedang kamu jalani. Dari sini, potensi keuntungan yang didapatkan dengan mempelajari apa itu seo dan menggunakannya dengan tepat tampak nyata adanya.