Mengenal Lebih Jauh Apa itu Google AdMob untuk Aplikasi Android

Apa itu Google AdMob? anda pasti sering menemukan iklan yang lewat ketika sedang asyik online membuka media sosial seperti instagram atau youtube.

Iklan ini tentu dibuat oleh pihak tertentu untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan.

Tentu saja iklan ini merupakan promosi berbayar yang disediakan oleh penyedia layanan adsense.

Iklan yang lewat di berbagai media sosial terkadang akan memberikan keuntungan bagi sebagian pihak.

Pihak Google akan mendapatkan keuntungan dari pembayaran pemilik usaha, dan pemilik usaha akan mendapatkan keuntungan dari banyak orang yang membeli produknya karena sebuah iklan.

Perlu Anda ketahui bahwa terdapat pihak lain yang bisa mendapatkan keuntungan dari adanya iklan di media sosial, terutama pada youtube.

Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah monetisasi. Ya, monetisasi merupakan penghasilan yang akan didapat oleh seorang content creator ketika video yang diunggah memiliki banyak penonton yang juga melihat iklan yang lewat.

Istilah ini mampu menghipnotis hampir setiap orang untuk mulai membuat konten demi mendapatkan penghasilan. Namun untuk mendapatkan keuntungan dari iklan ini, Anda harus memenuhi kebijakan yang telah dibuat oleh tiap media sosial.

Pernahkah Anda berpikir mengenai pengiklanan yang dilakukan di berbagai media sosial? Mengenai langkah yang harus dilakukan untuk bisa mengiklankan produk atau jasa di sosial media.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya Anda mengenal Google AdMob untuk monetisasi aplikasi mobile.

 

Apa itu Google Admob?

Pertama yang harus Anda lakukan adalah mengenal Google AdMob. Lalu apa itu Google AdMob? Google AdMob atau singkatan dari Google Ads mobile merupakan perusahaan untuk mengiklankan produk atau perusahaan iklan mobile yang didirikan oleh Omar Hamoui pada tahun 2006.

Sejak tahun 2009, perusahaan ads ini diakuisisi atau dibeli oleh pihak Google dengan harga 750 juta USD, dan telah disepakati pada 27 Mei 2010.

Sebelumnya AdMob juga pernah mengakuisisi perusahaan pengiklanan AdWhirl yang berkembang di perusahaan iPhone.

Saat ini, AdMob menjadi salah satu perusahaan terbesar di bidang pengiklanan atau iklan mobile. Platform ini mampu menampung hingga 40 miliar pengiklanan yang tersebar di seluruh situs web mobile.

Jika mengenal google AdMob untuk monetisasi aplikasi mobile lebih dalam lagi, Google AdMob menjadi salah satu cara bagi penyedia iklan untuk memasarkan produk atau jasa yang ditawarkan.

Google AdMob juga menjadi salah satu cara seseorang untuk mendapatkan penghasilan dari internet.

Semakin berkembangnya aplikasi dan berbagai platform dari google yang digunakan oleh masyarakat, tentu akan membuat banyak orang berlomba-lomba untuk membuat usaha yang mengandalkan alat komunikasi kemudian mengiklankannya agar banyak yang berminat dan menggunakan produk dan jasanya.

Dengan harga Smartphone yang saat ini bisa terjangkau oleh semua kalangan, maka akan semakin banyak pula orang yang mengakses berbagai aplikasi dan platform dari google.

 

Perbedaan Google AdMob dengan Google Adwords

Mungkin terlintas di benak Anda, apakah perbedaan Google AdMob dengan Google Adwords? Meski sama-sama perusahaan yang menghasilkan produk iklan, namun perlu Anda ketahui bahwa keduanya berbeda.

Perbedaannya terletak pada ranah pengiklanannya. Jika google AdMob hanya menampilkan iklan di aplikasi mobile. Sedangkan untuk google Adwords tanahnya pada website atau blog.

Jika Anda memang tertarik untuk memahami dan menggunakan google AdMob, hal utama yang harus Anda persiapkan hanyalah aplikasi android yang Anda buat sendiri atau aplikasi yang telah Anda beli.

Selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mendaftarkan akun google AdMob dan mendaftar menjadi developer dari Google Play Store.

Namun perlu Anda ketahui bahwa kesabaran sangat diperlukan demi kelancaran Anda bergabung menjadi developer di Google Play Store.

Karena permintaan yang Anda tawarkan akan diseleksi dengan ketat oleh pihak Google.

Tapi jangan patah semangat begitu saja, karena nyatanya mendaftar google AdMob lebih mudah daripada mendaftar google AdSense.

Anda hanya perlu mempersiapkan sebuah email baru dan bisa langsung mendaftar google AdMob.

Anda juga bisa langsung menautkan email Google AdSense yang telah disetujui untuk mendaftarkan google AdMob.

 

Cara Menggunakan Google Admob

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat akun Gmail baru. Akun Gmail ini tentu akan menyambungkan berbagai aktifitas pada google AdMob dengan Anda. Informasi terbaru mengenai google AdMob akan langsung masuk ke alamat email Anda.

Anda juga bisa menggunakan akun Gmail lain yang telah Anda gunakan untuk aktifitas lain. Misalnya Gmail yang telah tersambung dengan Google AdSense juga bisa Anda gunakan.

Mendaftarkan email ke Google AdMob. Anda bisa mengikuti langkah berikut agar terdaftar menjadi bagian dari google AdMob.

  1. Pertama yang harus Anda lakukan adalah membuka situs Google AdMob dan pilih sign on atau sign up bagi Anda yang belum memiliki akun.
  2. Setelah berhasil masuk, pilih monetisasi atau monetize, dan klik lagi bagian monetize new app.
  3. Langkah ketiga melengkapi informasi mengenai aplikasi yang Anda miliki, misalnya nama aplikasi, atau lainnya. Memilih jenis iklan yang ingin Anda buat. Anda harus menentukan jenis konten yang akan ditampilkan pada banner iklan, bisa berupa gambar maupun tulisan.
  4. Langkah selanjutnya adalah menambahkan firebase analytics yang akan membantu Anda menampilkan data analisis dari aplikasi Anda dan sesi melihat pengguna. Bagian ini juga mampu memperlihatkan penghasilan yang Anda dapat dari aplikasi.
  5. Langkah ke-5 adalah mengunduh Google mobile ads SDK. Kemudian Anda bisa memilih format iklan. Terdapat tiga format iklan yang bisa Anda pilih, yaitu teks, gambar, maupun video (kembali ke langkah ke-4).
  6. Membuat aplikasi berbasis game, e-book, atau yang lainnya. Tentu saja hal ini sesuai dengan kemampuan Anda. Jika Anda tertarik dan mampu untuk membuat sebuah aplikasi baca layaknya e-book, jangan paksakan untuk membuat game. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap jumlah pengunduh dari aplikasi Anda. Anda harus memilih salah satu kategori yang disediakan oleh google.
  7. Melakukan monetisasi iklan google AdMob terhadap aplikasi mobile yang Anda miliki. Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya mengenai cara yang harus Anda lakukan untuk bisa mendapatkan penghasilan dari aplikasi.
  8. Mendaftarkan email Anda ke platform Google Play Store. Namun Anda perlu memerlukan biaya sekitar 25 USD atau sekitar 350 ribu rupiah.
  9. Unggah aplikasi yang telah dibuat ke Google Play Store. Setelah selesai melakukan proses yang telah disebutkan, Anda bisa langsung mengunggah aplikasi agar bisa langsung dilihat dan diunduh oleh banyak orang.
  10. Promosikan aplikasi melalui Google AdMob atau kepada rekan terdekat Anda.
  11. Untuk cara pasang iklan di Google AdMob, Anda cukup memasukkan id dan script iklan dalam aplikasi. Untuk berperan dalam google AdMob, Anda dituntut untuk mengerti tentang coding aplikasi. Anda juga harus pintar dalam melakukan promosi agar aplikasi yang Anda buat banyak diunduh oleh orang.

Itu dia beberapa tips dan cara ketika Anda mulai mengenal Google AdMob untuk monetisasi aplikasi mobile. Selamat mencoba dan semoga informasinya bermanfaat.